Seorang Dosen Ditangkap Lagi Mesum Sesama Jenis

Seorang Dosen Ditangkap Lagi Mesum Sesama Jenis

Seorang Dosen Ditangkap Lagi Mesum Sesama Jenis

Seorang Dosen Ditangkap Lagi Mesum Sesama Jenis – Seorang oknum dosen di Palembang melakukan perbuatan asusila sesama jenis kepada seorang anak di bawah umur.

Aksi pelaku dipergoki oleh Team Hunter Charlie 2 Sat Sabhara Polrestabes Palembang pimpinan Ipda Sugriwa.

Informasi yang dihimpun pelaku sebut saja RN (43) ditangkap petugas Hunter saat melakukan perbuatan itu di Jalan Gubernur H Ahmad Bastari, Kecamatan Jakabaring Palembang, Kamis malam , sekitar pukul 23.30.

Korbannya diketahui berjumlah dua orang dan juga merupakan laki-laki. Sementara pelaku diduga merupakan dosen di salah satu Perguruan Tinggi di Palembang, Sumatera Selatan.

Perbuatan mesum sesama jenis ini tepatnya dilakukan pelaku RN (43 tahun), warga Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami Palembang, di samping Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Kejadian bermula ketika tim Charlie 2 di bawah pimpinan Danru Ipda Sugriwa, melakukan hunting di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam keadaan gelap tanpa adanya penerangan.

Saat itu, petugas menemukan seorang laki-laki dan seorang anak laki-laki sedang duduk dengan posisi anak laki-laki tersebut kepalanya berada di paha pelaku. Kemudian saat didekati dan diperiksa, pelaku dalam keadaan celana terbuka.

Sementara, Kasat Sabhara Polrestabes Palembang, AKBP Sonny Triyanto ketika dikonfirmasi, membenarkan ada peristiwa tersebut dan anggotanya sudah mengamankan pelaku di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Dari hasil interogasi sementara, korban berinisal NV dan korban lainnya berinisial AN. Barang bukti yang berhasil diamankan uang Rp20 ribu, untuk membayar korban,” ujar Sonny, saat dikonfirmasi, Jumat, 14 Agustus 2020.

Sonny bilang, pihaknya menduga pelaku pernah melakukan perbuatan yang sama sebelumnya dengan membayar korban sebesar Rp25 ribu. “Ya diduga masih ada korban-korban lainnya,” tuturnya.

Pelaku mengaku mulai menyukai sesama jenis sejak kulia

Ketika ditanya akan dirinya semasa kecil pernah menjadi korban sodomi, RN menjawab tidak tahu dirinya lupa.

“Saya tidak tahu saya pernah atau tidak jadi korban sodomi. Namun penyakit ini timbul sejak saya kuliah.

Untuk saat ini, pelaku masih dalam penyelidikan Unit Perlindungan Anak dan Perempuan Satreskrim Polrestabes Palembang beserta barang buktinya.

Atas ulahnya pelaku dijerat Ayat (1) Pasal 82 Undang-Undang tersebut, pelaku pencabulan terhadap anak dipidana penjara paling sedikit lima tahun dan paling lama 15 tahun.

 

Comments are closed.