Santunan kepada Ahli Waris KRI Nanggala 402 Oleh Pemerintah

Santunan kepada Ahli Waris KRI Nanggala 402 Oleh Pemerintah

Santunan kepada Ahli Waris KRI Nanggala 402 Oleh Pemerintah – KRI Nanggala (402), juga dikenal sebagai Nanggala II, merupakan kapal selam kedua dalam jenis kapal selam kelas Cakra. KRI Nanggala berada di bawah kendali Satuan Kapal Selam Komando Armada RI Kawasan Timur.

Presiden Joko Widodo mengunjungi keluarga korban tenggelamnya KRI Nanggala 402 di Surabaya. Dalam kunjungan yang didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini tersebut, Presiden menyampaikan duka mendalam.

“Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan duka yang mendalam atas gugurnya 53 prajurit TNI AL di KRI Nanggala-402 dalam melaksanakan tugas di perairan utara Club388 Pulau Bali,” ujarnya di Hanggar II Lanudal TNI AL Juanda, Surabaya, Kamis (29/04/2021).

1. Menaikkan pangkat satu tingkat
Pemerintah Serahkan Santunan kepada 53 Ahli Waris KRI Nanggala 402

Lebih lanjut Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Pemerintah sangat menghargai perjuangan dan jiwa patriotik mereka. Ia juga menyebut akan menaikkan pangkat satu tingkat bagi mereka yang gugur dalam insiden tersebut.

Kepada keluarga, Presiden menjelaskan, para prajurit yang gugur merupakan putra-putra terbaik bangsa, serta patriot terbaik penjaga kedaulatan Negara.

“Semoga arwah mereka diberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Presiden.

2. Kementerian Sosial menyerahkan santunan kematian
Pemerintah Serahkan Santunan kepada 53 Ahli Waris KRI Nanggala 402

Kementerian Sosial menyerahkan santunan kematian bagi keluarga yang ditinggalkan. Mensos menyerahkan santunan kematian kepada 53 ahli waris dengan nilai masing-masing Rp15 juta. Sebelumnya, Mensos juga menyerahkan santunan kepada dua ahli waris, yaitu istri Mayor Laut (E) Whilly, dan isteri Kopda Dirgantara Nugroho Putranto.

Bantuan pendukung untuk pemenuhan kebutuhan dasar bagi anak dan bayi dalam kandungan yang ditinggalkan juga diserahkan kepada masing-masing ahli waris sebesar Rp100 juta. Ada juga piagam penghargaan atau kehormatan untuk korban.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat meringankan sebagian beban keluarga yang ditinggalkan,” kata Mensos Risma.

3. Keluarga korban mendapatkan pendampingan psikologi
Pemerintah Serahkan Santunan kepada 53 Ahli Waris KRI Nanggala 402

Selain santunan berupa uang tunai, Kemensos juga akan mengirimkan pekerja sosial untuk memberikan layanan trauma healing kepada keluarga korban. Risma menjelaskan, pihaknya terus memantau dan memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan psikososial.

“Kami akan kirimkan petugas untuk penanganan trauma. Yang dari daerah sudah berjalan melalui balai-balai kami. Mudah-mudahan dengan ini membantu meringankan beban psikologis keluarga prajurit,” lanjut Risma.

Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo