Kuliner Mewah Favorit Kim Jong-un

Kuliner Mewah Favorit Kim Jong-un

Kuliner Mewah Favorit Kim Jong-un – Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un belakangan ini tengah menjadi perbincangan. Pasalnya, keberadaannya tidak diketahui sejak pertengahan April lalu, bahkan dia sempat dikabarkan telah meninggal dunia. idn poker deposit pulsa indosat

Bicara soal Kim Jong-un, diktator yang satu ini memang kerap mengundang perhatian banyak orang, tak terkecuali kebiasaan makannya yang terbilang cukup ini.

Sosok Kim Jong-un diketahui memiliki beberapa makanan mewah favorit yang biasa menjadi santapan. Setidaknya, dia memiliki empat makanan yang menjadi kegemarannya saat ini.

Baru-baru ini, Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un dikabarkan jatuh sakit. Pada 12 April lalu, Kim dilaporkan menjalani operasi jantung karena obesitas, kebiasaan merokok, dan terlalu banyak beraktivitas fisik.

“Kim telah mengalami peradangan pembuluh darah yang berimbas pada jantungnya sejak Agustus lalu. Kondisinya memburuk setelah ia kerap melakukan perjalanan naik dan turun Gunung Paektu baru-baru ini,” ujar seorang sumber pada Daily NK.

Kim Jong-un dikenal dengan berbagai kuliner favoritnya. Kegemarannya akan kuliner membuatnya tak bisa melewatkan daftar sajian mewah berikut, melansir Mashed.

Kaviar

Kaviar merupakan salah satu kuliner yang dikategorikan sebagai makanan mahal. Ini berasal dari telur ikan strugeon yang langka. Seorang executive chef Hanoi’s Metropole Hotel menyebutkan apa saja menu yang dipesan oleh sang diktator. Salah satu menu yang sering dipesannya adalah kaviar.

Keju emmental

Kim menyukai keju emmental, keju khas Swiss. Keju ini cukup unik karena memiliki lubang-lubang persis seperti keju di serial Tom and Jerry. Rasanya pun unik dengan aroma manis dan rasa buah yang hadir.

Obsesinya akan keju sempat membuatnya sakit. Pada 2014, dia dikabarkan sakit asam urat yang diduga disebabkan oleh diet tinggi kalori, kurang olahraga, dan kesukaannya pada keju.

Sushi

Sushi tampaknya tak bisa dipisahkan dari kehidupan keluarga besar Kim. Kim Jong-il, mendiang ayah Kim Jong-un, memiliki koki sushi pribadi yakni Kenji Fujimoto.

Fujimoto mengaku berkawan dengan Kim sejak kecil hingga remaja. Menurutnya, Kim menyukai sushi yang dibuat dengan torro atau lemak tuna.

“Saya dulu membuat sushi untuk jenderal (Jong-il) setidaknya sekali seminggu dan Jong-un selalu bergabung saat makan malam. Jadi saya bisa bilang Jong-un suka sushi,” ungkapnya pada Mail Online.

Steak kobe

Kim Jong-un sangat menyukai steak, terlebih lagi jika daging yang disajikan dari jenis kobe. Seperti diketahui, daging sapi kobe merupakan salah satu varian daging sapi termahal.

Kopi Brasil

Rilis data impor menyebut pada 2016 Korea Utara mendatangkan kopi Brazil senilai lebih dari US$900ribu atau sekitar Rp14 miliar lebih. Angka ini jauh lebih besar daripada yang dilaporkan pada 2015.

Tak diketahui secara pasti label kopi yang dibeli Kim. Ada label kopi Fazenda Santa yang harganya mencapai USD$50 (hampir Rp800 ribu) per pon (1 pon = 453,6 gram).

Vodka Rusia

Kim cukup akrab dengan minuman beralkohol. Pada 2019, pelabuhan Belanda di Rotterdam menyita 90ribu botol vodka Rusia yang diyakini sedang dalam perjalanan menuju Pyongyang.

Sampanye Cristal

Fujimoto mengatakan bahwa Kim Jong-un juga gemar akan minuman sampanye. “Favoritnya adalah Cristal. Biasanya sekitar dua botol,” kata dia.

Fujimoto menduga, kecintaan Kim Jong-un pada minuman keras lah yang membuat lingkar pinggangnya semakin membesar.

Cristal dikenal sebagai label sampanye yang lekat dengan gaya hidup glamor. Sampanye ini diproduksi sejak 1879 atas perintah Tsar Alexander II dari Rusia.

Tekstur minuman yang halus dan aroma buah dari sampanye harus dibayar mahal. Sebotol bisa bernilai lebih dari US$100 (sekitar Rp1,5 juta).

Hennessy

Kim diduga menghabiskan US$1 juta (sekitar Rp15,6 miliar) untuk label cognac Hennessy. Dalam tiap pertemuan, minuman ini kerap menemani Kim Jong-il, yang menurun pada kebiasaan sang anak.

Tak diketahui pasti berapa botol yang dikonsumsi Kim Jong-un. Namun, dilihat dari jumlah dana yang dikeluarkan negara untuk mendatangkannya, jumlahnya mencapai ribuan botol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *