Kepatuhan warga Kudus patuhi protokol kesehatan menurun

Kepatuhan warga Kudus patuhi protokol kesehatan menurun

Kepatuhan warga Kudus patuhi protokol kesehatan menurun

Kepatuhan warga Kudus patuhi protokol menurun – Tingkat patuh masyarakat di  Kudus, Jawa Tengah, terhadap protokol kesehatan dinilai menurun.

“Kalau sebelumnya meningkat hingga mencapai 70 persen, saat ini justru cenderung dan turun hingga menjadi 50-an persen.” kata Pelaksana tugas Bupati Kudus M. Hartopo di Kudus, Selasa.

Padahal, Pemkab Kudus bersama tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kudus sudah berusaha untuk mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

mulai dari memakai masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak fisik dengan orang lain serta menghindari kerumunan.

Dirinya juga rutin melakukan kunjungan ke berbagai tempat keramaian, untuk memastikan kepatuhan baik pedagang maupun pengunjung pasar dalam mematuhi aturan protokol kesehatan.

Untuk kawasan objek wisata di Kudus sendiri sudah mempersiapkan diri dengan melakukan simulasi pembukaan objek wisata dengan protokol kesehatan ketat.

Beberapa waktu lalu, ketika mengecek kepatuhan terhadap protokol kesehatan di minimarket tidak diindahkan, akhirnya juga diberikan sanksi penutupan tempat usaha selama dua hari.

Ia menduga masyarakat memiliki pemikiran yang salah terhadap rencana penerapan normal baru yang saat ini diubah menjadi adaptasi kebiasaan baru menjadi sesuatu yang benar-benar normal.

“Akhirnya, banyak warga yang mengabaikan anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan karena kasus corona belum hilang, sedangkan upaya yang akan ditempuh untuk memaksa warganya patuh dengan penerapan sanksi yang ada.

Sanksi yang dipersiapkan, mulai dari menyapu fasilitas publik, membersihkan taman, push up hingga penyitaan KTP.

Wacana tersebut, katanya, masih digodok sambil menunggu kemungkinan Pemerintah Pusat mengeluarkan sanksi atas pelanggaran protokol kesehatan.

Di harap masyarakat lebih memahami keadaan yang benar-benar genting ini, agar penyebaran virus corona bisa teratasi.

Mari sama-sama memarangi dan memberantas corona agar kehidupan kita semua bisa kembali ke sedia kala. tutupnya.

 

Comments are closed.