DPR Minta Pemerintah Mengawasi Penumpukan Pengunjung Dipasar

DPR Minta Pemerintah Mengawasi Penumpukan Pengunjung Dipasar

DPR Minta Pemerintah Mengawasi Penumpukan Pengunjung Dipasar – Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur tempat usaha menjual barang, jasa, dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat.

Jelang Hari Raya Idulfitri, pengunjung Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, membeludak. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim mengatakan, peningkatan aktivitas belanja juga terjadi di banyak daerah.

Untuk itu, ia meminta agar pemerintah daerah dan Satgas COVID-19 aktif mengawasi dan memastikan tidak ada penumpukan pengunjung di pusat-pusat Club388 Indonesia pembelanjaan, agar tidak ada penularan virus corona.

1. Kepala daerah diminta melaksanakan aturan larangan mudik Lebaran

Luqman juga mengimbau kepada seluruh kepala daerah agar melaksanakan keputusan pemerintah pusat, mengenai larangan mudik Lebaran tahun ini. Pelaksanaan kebijakan itu tidak dapat dianggap main-main, karena ancaman penyebaran COVID-19 mengintai.

“Jelaskan kepada rakyat di daerahnya masing-masing, agar terus bersabar dan menaati protokol kesehatan pada kegiatan apapun sehari-hari. Kalau rakyat bersabar dan mengikuti protokol kesehatan, akan menjadi sumbangan besar bagi percepatan pengendalian COVID-19. Badai pasti berlalu,” katanya.

2. Pemerintah diminta pertimbangkan pembukaan wisata pada momen libur Lebaran
DPR Minta Pemerintah Awasi Penumpukan Pengunjung Pasar Jelang Lebaran

Selain itu, Luqman juga meminta Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, mempertimbangkan kembali pembukaan tempat wisata saat libur Lebaran. Ia mengimbau agar seluruh kawasan wisata ditutup selama momen tersebut.

“Saya pesimis pemerintah memiliki cukup aparat untuk menjaga tempat-tempat wisata, memastikan tidak terjadi pelanggaran prokes secara masif apabila dibolehkan buka selama libur Lebaran. Setelah libur Lebaran selesai, silakan jika pemerintah akan membuka kembali tempat-tempat wisata, selama memiliki keyakinan mampu memastikan protokol kesehatan dapat berlaku dengan ketat di sana,” ujarnya.

3. Peningkatan aktivitas belanja sangat mengkhawatirkan
DPR Minta Pemerintah Awasi Penumpukan Pengunjung Pasar Jelang Lebaran

Luqman menyebut, ramainya aktivitas belanja menjelang Lebaran memang menjadi tanda kekuatan daya tahan ekonomi masyarakat. Namun, keramaian itu juga mengkhawatirkan dalam situasi kondisi pandemik COVID-19.

“Karena potensial terjadinya pelanggaran protokol kesehatan secara masif di banyak tempat. Jika sampai tak terkendali, kita layak khawatir pasca-Lebaran akan terjadi lonjakan tinggi penyebaran COVID-19 di Tanah Air,” katanya.